Showing posts with label life. Show all posts
Showing posts with label life. Show all posts

Wednesday, March 27, 2013

Tanggal 26 Maret

Memang sudah terlewat satu hari, tapi sejak kemarin usia saya sudah mencapai seperempat abad. Sungguh sangat wah sekali. Mengingat rasanya baru kemarin saya berusia 17 tahun.

Tanggal 26 Maret memang sama saja dengan tanggal lainnya, bedanya, pada tanggal ini beberapa tahun lalu, saya dilahirkan. Saya menemukan beberapa orang yang ternyata tanggal kelahirannya sama dengan saya. Pertama, teman sekelas saya saat kuliah, tapi satu tahun setelah tahun lahir saya. Kedua, kerabat seorang teman, saya tidak sengaja bertemu dengan kerabatnya ini, saat dia menanyakan tentang One Piece, yang menurut teman saya, ternyata tanggal lahirnya sama persis dengan saya, juga tahun lahirnya. Hebat bukan bisa bertemu orang-orang dengan tanggal lahir yang sama.

Selain itu ada juga beberapa orang ternama yang saya tahu bertanggal lahir sama dengan saya, semoga saja menjadi motivasi bagi saya untuk bisa menjadi orang sukses seperti meraka. Amiin..

Saturday, July 31, 2010

Copet no Baka

(a little story about my life)
Kejadian ini beneran terjadi (walaupun dialognya agak sedikit direkayasa), di daerah Ciawi, kabupaten Tasikmalaya, tepatnya ini pengalaman adikku, selanjutnya kita sebut brother, bersama ibuku, mother. Cerita ini dimulai saat keduanya, brother n mother menunggangi (???) sebuah kendaraan umum jurusan Tasik-Ciawi di daerahku. Kendaraannya kita sebut aja Angdes (angkutan ndesho), dan saat itu brother n mother sedang dalam perjalanan pulang dari pasar Ciawi atau terminal Ciawi (artinya menunggangi angdes dari Ciawi yang menuju ke Tasik).

Ceritanya, mulailah sang Angdes berjalan (???) dari pasar Ciawi, saat itu di dalam kendaraan hanya ada sopir mobil, dan kedua penumpangnya (yaitu brother n mother). Saat mobil angdes melaju, brother berkata pada mother,

“Mom, aku ga ikut pulang ya, soalnya mau ke rumah temen dulu.” begitu katanya. (tentu saja bahasanya sudah direkayasa penulis).

“Ya udah, nanti mom turun duluan kalo gitu.” Jawab Mother.

Untuk lebih jelasnya, seperti ini, rumah kami tergeletak (???) diantara ciawi dan kota tasik. Artinya jika kamu menunggangi Angdes dari ciawi ke Tasik, berarti kamu bakalan lewat di depan rumah kami. Perjalanan dari terminal Ciawi ke rumah kami kurang lebih 10 menit. Sedangkan rumah teman brother, di Rajapolah, lebih jauh dari rumah kami kalau dari Ciawi, artinya mother pasti akan turun duluan dari pada brother.

Saat Angdes hampir sampai di rumah kami, kira-kira 200 meter lagi sampai di rumah kami. Naiklah seorang penumpang, yaitu seorang pemuda. Saat naik pemuda itu sibuk mengetik pesan di ponselnya (baca: sms-an). Nah, agar cerita ini mudah dimengerti, aku kasih tau aja deh, ternyata pemuda yang barusan naik itu tidak lain adalah sang copet yang menjadi pemeran utama dalam judul cerita ini.